• Thu. May 6th, 2021

UT PRAWIRA

Making Higher Education Open to All

Penandatanagan MOU Kementerian Sekretariat Negara Dengan UT

Nov 6, 2020

Pelaksanaan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Terbuka (UT) dengan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dalam rangka membangun sumber daya manusia yang berkualitas, yang dilaksanakan di Ruang Sidang Gedung Serba Guna UT Jumat (06/11/2020)

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UT Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. dan Sekretaris Menteri Sekretariat Negara Drs. Setya Utama, M.Si. dan dihadiri oleh jajaran pimpinan UT dan Kementerian Sekretariat Negara

Dalam sambutannya Rektor UT Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D menyampaikan bahwa UT telah memiliki pengalaman lebih dari 35 tahun sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh di Indonesia. Sistem pendidikan ini dapat memberikan kemudahan bagi mahasiswanya karena sifatnya yang fleksibel, dan dapat menjangkau hingga ke seluruh pelosok negeri.

“Saat ini UT telah memiliki lebih dari satu juta alumni yang tersebar di seluruh Indonesia maupun luar negeri, kualitas UT dibuktikan dengan adanya 9.436 alumni yang lulus seleksi CPNS 2019, menjadi lulusan perguruan tinggi terbanyak” ungkap Prof Ojak.

Dengan segala fasilitas dan kualitas yang diberikan oleh UT lanjut Prof Ojak, diharapkan juga dapat membantu perguruan tinggi maupun institusi lainnya dalam penerapan pendidikan jarak jauh.

Sekretaris Menteri Sekretariat Negara Drs. Setya Utama, M.Si menyampaikan bahwa salah satu alasan Kemensetneg ingin bekerja sama dengan UT karena melihat UT sebagai kampus yang fleksibel, ‘kampus rakyat’ yang dalam arti dapat menjangkau yang tidak terjangkau, ditambah dengan pengalaman UT sebagai pelopor distance learning.

“saat ini Kemensetneg mulai menerapkan pembelajaran jarak jauh, memberikan kesempatan kepada pegawai untuk mendapatkan pendidikan S1” ungkap Setya

Kerja sama ini lanjut Setya diharapkan dapat membantu Kemensetneg dalam penerapan sistem pembelajaran jarak jauh, terutama dalam melengkapi aplikasi dan modul – modul atau konten pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan kementerian. (r)